Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Anak-anak ini rela menempuh perjalanan jauh dari ogan ilir sumatera demi berlebaran dengan sang Ibu di tanggerang banten. Rindu yang terpendal Selama satu tahun yang mampu membangkitkan semangat mereka, Setelah satu tahun terpisah semenjak kedua orang tuanya bercerai.
Ridlo Allah Tergantung Pada Ridlo keduanya.
Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan.
Tukang gorengan yang berhasil :
• Menjadikan suaminya seorang sarjana,
• mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang.
• Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.
"Ayaaah, maafkan Sarah", tangis sarah meledak.
Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.
*"Sarah...*
*• kembalilah ke rumah suamimu.*
*Ia orang baik nak...*
*• Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.*
*• Bantu suamimu menggapai surganya,* *dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga".*
Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.
Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya.
Bathinnya sakit, menyesali sikapnya.
Sarahpun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kpd suaminya atas prasangka yg salah selama ini.
Di lain hari, sarahpun mengikiti suaminya bersilaturahmi kpd ibu kandung suaminya alias mertua dirinya.
Suaminya meneteskan air mata menatap istrinya yg di tangan istrinya tertenteng 4 liter minyak goreng untuk mertuanya.
Tetesan air mata suami bukan masalah jumlah liternya
tapi karena perubahan istrinya yg senang dan nampak ihlas hendak datang kpd orang tuanya alias mertua istrinya.
Seterusnya Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya.
Sesekali waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi minta anjangsana ke rumah mertuanya dan juga orang tuanya.
Subhanallah....
Kirimkan Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan mengambil manfaat dari kisah ini, sehingga anda pun akan mendapatkan pahala.
Insya Allah...
Semoga para istri tetap mendukung suaminya tuk berbakti pada ibunya.
*Semog Alloh meridhoi kita aamiin*
Minggu, 09 Juli 2017
m Asysyafi'iyyu.Wallahu a'lamerokok boleh selagi tidak memabukan, karena memang pada dasarnya diketahui rokok tidak memabukan Dan berbahaya. wakadza Aly azziyadi Assobbary Asysyafi'iyyu wagairohu.
Senin, 19 Juni 2017
"Runtuhnya kezaliman tentara bermuka kotak itu"
"AKHIRNYA KEZALIMAN RUNTUH"
Hanya dengan kekuatan 200.000 tentara dan berlangsung hanya dalam waktu 40 hari Kekhalifahan Abbasiyah yang bertahta selama 500 tahun dengan segala kebesarannya lenyap dari muka bumi.
Baghdad luluh lantak dihancurkan. 1,8 juta kaum muslimin di Baghdad disembelih dan kepalanya disusun menjadi gunung tengkorak. Tua, muda bahkan kanak-kanak. Laki-laki maupun perempuan, hingga janin di dalam kandungan semua dipenggal.
Khalifah dibantai beserta 50.000 tentara pengawalnya. Sejak pembantaian itu selama 3,5 tahun umat Islam hidup tanpa Khalifah. Tentara yang biadab memusnahkan ribuan perpustakaan yang memuat jutaan kitab-kitab, manuskrip-manuskrip sebagai khazanah peradaban di Baghdad dengan mencampakkannya ke dalam laut sehingga berwarna kehitaman. Siapa pelakunya?
Mereka yang bengis itu disebut Bani Qantura dengan ciri-ciri fisik bermuka lebar dan bermata kecil yang telah diisyaratkan kemunculannya oleh Nabi Muhammad saw. Kita mengenalnya sebagai bangsa Mongol atau Tartar yang kala itu dipimpin oleh Hulagu Khan, cucu dari Jengis Khan.
Ketika itu, seluruh negeri Islam yaitu Baghdad, Syria dan Asia Tengah sudah jatuh ke tangan tentara Mongol. Hanya tinggal tiga negeri Islam yang belum dimasuki yaitu Makkah, Madinah dan Mesir. Maka Hulagu Khan terus merangsek berupaya menaklukkan negeri yang lain.
Ambisi selanjutnya adalah menaklukan Mesir dan mengutus delegasi Mongol ke Mamluk Mesir, dimana pemimpin saat itu adalah Sultan Syaifuddin Muzaffar al Quthuz. Delegasi ini datang dengan membawa surat dari Hulagu Khan yang isinya,
“Dari Raja Raja Timur dan Barat, Khan Agung. Untuk Quthuz Mamluk, yang melarikan diri dari pedang kami. Anda harus berpikir tentang apa yang terjadi pada negara-negara lain dan tunduk kepada kami. Anda telah mendengar bagaimana kami telah menaklukkan kerajaan yang luas dan telah memurnikan bumi dari gangguan yang tercemar itu. Kami telah menaklukkan daerah luas, membantai semua orang. Anda tidak dapat melarikan diri dari teror tentara kami. kemana Anda lari? Jalan apa yang akan Anda gunakan untuk melarikan diri dari kami?
Kuda-kuda kami cepat, panah kami tajam, pedang kami seperti petir, hati kami sekeras gunung-gunung, tentara kami banyak seperti pasir. Benteng tidak akan mampu menahan kami, lengan Anda tidak dapat menghentikan laju kami. Doa-doa Anda kepada Allah tidak akan berguna untuk melawan kami. Kami tidak digerakkan oleh air mata atau disentuh oleh ratapan. Hanya orang-orang yang mohon perlindungan akan aman. Mempercepat balasan Anda sebelum perang api dinyalakan.
Menolak dan Anda akan menderita bencana yang paling mengerikan. Kami akan menghancurkan masjid Anda dan mengungkapkan kelemahan Tuhanmu, dan kemudian kami akan membunuh anak-anak dan orang tua Anda bersama-sama. Saat ini Andalah satu-satunya musuh yang mesti kami hadapi.”
Isi surat tersebut jelas-jelas melecehkan kedaulatan Islam, cuma ada dua opsi, menyerah atau berperang. Syaifuddin Quthuz tidak gentar sedikitpun, malah beliau dengan berani menempeleng delegasi Mongol itu dan membunuh mereka karena tertangkap tangan melakukan tindakan spionase. Dengan segera ia menggerakkan pasukannya dan memancing Mongol untuk
bertempur di Ain jalut.
Kemudian Al Quthuz segera memobilisasi tentaranya maka terbentuklah pasukan berjumlah 20. 000 orang tentara dan bergerak menuju Ain Jalut di Palestina untuk menantang tentara Mongol. Bahkan istri sang sultan ikut berjuang dan memilih jalan jihad bersama kekasihnya.
Pada malamnya Quthuz dan pasukan Islam melakukan tahajud dan memohon dari Allah demi kemenangan pasukan Islam dalam pertempuran esok hari. Malam itu adalah malam jum'at 25 Ramadhan, mereka menghabiskan malam mereka dengan tahajud dan doa serta menyerahkan diri kepada Allah. Semoga Allah menerima mereka sebagai hamba-Nya dan memberikan kemuliaan kemenangan atau syahid di medan pertempuran esok hari. Hari di mana mereka menebus semua kematian jutaan umat Islam di tangan Mongol. Hari dimana kekhalifahan Islam akan sirna selamanya jika Mongol berhasil mengalahkan mereka.
JUM’AT, 25 RAMADHAN 658 H
Sultan Quthuz berdiri gagah, ia hendak memotivasi seluruh tentara gabungan Mesir, Syam dan Turki, serta seluruh rakyat Mesir untuk bergerak menuju jihad di jalan Tuhan. Suaranya begitu lantang dan keras, membuat jiwa bergetar, dan mengalirkan air mata, kata-katanya terdengar nyaring, menyerukan jihad paling menentukan dalam sejarah.
“Jika Mongol memiliki kuda, panah, tameng, dan manjanik. Maka kita punya yang tak terkalahkan oleh apapun, kita punya Allaaaaah,,,,,Azza wa Jalla.”
Suara takbir bergemuruh, semangat pasukan terbakar, dan rakyat berjanji akan bertempur bersama sultan mati-matian, hingga darah penghabisan.
Bertemulah Kedua kekuatan tersebut di Medan perang Ain jalut, Pasukan Mamluk dengan mengandalkan pasukan kavaleri sebagai kekuatan utama di pimpin oleh Jendral Baibars dengan Sultan Quthuz mengamati dari dataran tinggi sementara Pasukan Mongol dipimpin langsung oleh jendral tangan kanan dan kepercayaan Hulagu Khan, Qitbuka Noyan.
Baibars yang memiliki jumlah pasukan kaveleri yang lebih sedikit menggunakan taktik "hit and run" dalam melawan pasukan Mongol hingga terjadi pertempuran selama berjam-jam sampai pada akhirnya pasukan Mongol jatuh ketengah-tengah perangkap pasukan Mamluk.
Melihat lawannya sudah masuk kedalam perangkap, pasukan Mamluk yang bersembunyi mulai keluar dan langsung menghujani pasukan Mongol dengan panah dan meriam kecil dalam penyerangan ini.
Ketika pasukan lawannya sudah berada dalam posisi terdesak, pasukan kavaleri Mamluk lain yang juga bersembunyi serta kemudian disusul oleh Infantrinya langsung menyerbu lawannya dalam empat posisi, menutup jalan keluar bagi pasukan Mongol.
Qitbuka yang menyadari bahwa pasukannya tidak mempunyai harapan lagi untuk melawan pasukan Kaveleri utama pimpinan Baibars dan memenangkan pertempuran, serta pasukannya terpojok ditengah-tengah, segera memerintahkan keseluruhan sisa pasukan yang dimilikinya untuk memfokuskan penyerangan ke posisi sayap kiri pasukan Mamluk pimpinan Al-Mansur Mohammad yang dirasa paling lemah, untuk membuka jalan keluar bagi pasukan yang dipimpinnya. Setelah digempur secara gencar akhirnya posisi sayap kiri pasukan Mamluk menjadi goyah.
Dari dataran tinggi, Sultan Quthuz yang mengamati jalannya pertempuran, melihat posisi sayap kiri pasukannya mulai terbuka akan dijebol pasukan Mongol, seketika itu pula ia membuang topeng bajanya ke tanah hingga wajahnya dapat terlihat oleh seluruh pasukannya, Sambil mengacungkan senjata Ia menggebrak kudanya ke arah posisi sayap kiri pasukannya,dan berteriak keras-keras,
"Demi Islam!..Demi Islam!"
Melihat sultannya menuju ke arah mereka, seketika itu pula moral dan semangat bertempur pasukan sayap kiri Mamluk meningkat, mereka kembali meningkatkan pertahanan dan tekanan kepada pasukan Mongol, satu-persatu pasukan Mongol berjatuhan terbunuh termasuk Qitbuka.
Pasukan yang tak pernah terkalahkan akhirnya takluk oleh pejuang Islam yang pemberani dan panji-panji Islam kembali ditegakkan.
Sultan Syaifuddin Muzhaffar al Quthuz meninggal dunia hanya lima puluh hari setelah kemenangan Ain Jalut. Kekuasaannya hanya berusia 11 bulan dan 17 hari. Tidak genap satu tahun!
Berbagai peristiwa bersejarah yang agung, persiapan yang bagus, pendidikan yang tinggi, kemenangan gemilang, hasil yang luar biasa dan dampak yang besar. Ya, semua ini dicapai kurang dari satu tahun di bawah pemerintahan pemuda legendaris ini.
Lalu. Bagaimana dengan kita..??? Di akhir Ramadhan ini, apakah yang telah kita persiapkan, korbankan bahkan perjuangkan untuk menegakkan KEADILAN dan MENCEGAH KEMUNGKARAN di Indonesia tercinta kita?
Ramadhan adalah bulan perjuangan dan peperangan. Mulai dari perang Badar, perang Tabuk, menggali parit untuk perang Khandaq, penaklukkan Makkah, penaklukkan Andalusia.... !!!
Selain bulan perjuangan, Ramadhan juga bulan kemenangan. Maka mari jadikan bulan ramadhan ini sebagai momentum revolusi yang sesungguhnya. Mari kita berjuang, tentu saja bermula dari melawan hawa nafsu kita sendiri untuk menang dan merdeka baik sebagai diri, ummat dan bangsa. Karena tak ada yang tak bisa diraih jika perjuangan (Fight) dikombinasikan dengan keimanan (Faith).
Semoga kisah tersebut diatas menginspirasi kita semua, untuk terus bersiap siaga menjaga kehormatan AGAMA dan para ALIM ULAMA tercinta ... !!! untuk terus MENDAKWAHKAN AGAMA keseluruh persada Dunia... !!!
Salam Kemenangan 1438 Hijriyah!
COPAS
Minggu, 18 Juni 2017
RATIK TAGAK ADALAH MEREGANGKAN OTOT YANG TEGANG D
Heboh Video Joget di Mesjid Dihujat Netizen, Ini Dia Fakta Sebenarnya…! ! !
Baru-baru ini, netizen dihebohkan oleh beredarnya video yang tidak lazim dilakukan di dalam masjid.
Dalam video tersebut terlihat jamaah masjid melakukan gerakan seperti senam atau joget.
Gerakan tersebut dilakukan oleh semua yang hadir, baik jamaah laki-laki maupun perempuan, masih dengan pakaian yang dipakai untuk shalat.
Jamaah perempuan melakukan gerakan itu masih mengenakan mukena secara lengkap, sedangkan laki-laki masih memakai sarung dan kopiah.
Tidak jelas gerakan apa yang mereka lakukan.
Andy Al Ghazali sebagai pengunggah video memberikan keterangan :
“Ada yg tau gx nii ajaran apa dan lokasinya daerah mana.. sy dapat dari fb sebelah.”
“Astagfirullah haladzim, Ajaran apa ini ya Allah ada aja,” kata akun laras Ayu.
Video tersebut diposting di Facebook oleh akun Andy Al Ghazali pada Kamis (15/6/2017).
Kini video tersebut membuat heboh dan telah dilihat sebanyak 1,2 juta kali dan dibagikan hingga 20 ribu kali.
Komentar negatif tampak mendominasi, baik dengan nada halus maupun kasar.
Komentar terus bertambah hingga 9700 dengan 8400 emoji marah dan sedih.
Namun keributan tampak diredakan oleh akun Iizt Wae Lagh yang memberikan penjelasan gerakan dalam masjid tersebut.
Ayo sahabat2 sesama muslim cari tau dulu baru ngomel biar gak salah paham
Dan alhamdulillah saya posting gmbar ini
Ada yg komentar dr masyarat minang
Begini klarifikasinya sert penjelasannya
Bismillahirrohman nirrohim …
Beredar video yang banyak di share dan memfitnah urang awak minangkabau dan dituduh sesat karena dianggap melakukam sholat tak lazim.
Padahal dalam video itu bukan sedang melaksanakan sholat melainkan sebuah gerakan yang diluar sholat dan saat seluruh kegiatan tarawih, dzikir dan do’a selesai dilaksanakan , gerakan itu disebut “ratik tagak”
Sebagai putera minang aku akan membantah tuduhan fitnah keji yang dituduhkan kepada sanak famili ninik mamak yang dianggap sesat karena melakukan ratik tagak …
ratik tagak adalah gerakan membungkukkan badan sedikit dengan tangan menghempaskan ke tanah
ratik tagak itu dilakukan setelah sholat terawih 20 rakat + witir 3 rakaat, dzikir wirid dan do’a selesai dilaksanakan
artinya ratik tagak itu dilakukan setelah kegiatan sholat telah selesai
Apa sih fungsi dan kegunaan ratik tagak itu ?
Saat seseorang melaksanakan shalat terawih 20 rakaat dan witir 3 rakat dan dilanjutkan dengan duduk dzikir wirid dan do’a, pada tubuh akan mengalami ketegangan otot dan kekakuan tulang
hal itu dapat menimbulkan kebas kebas, kesemutan atau rasa malas
maka jama’ah pun melakukan gerakan ratik tagak dengan diiringi dzikir “La illa ha illallah” dengan membungkukkan badan sedikit agar tulang dan otot mengalami relaksasi
agar menghilangkan rasa kebas, kesemutan dan gejala keram yang akibat terlalu lama berdiri, ruku dan duduk selama melaksanakan sholat terawih dan menghilangkan letih yang menimbulkan rasa malas
sedangkan gerakan tangan menghempas ke tanah selain untuk relaksasi juga untuk menghancurkan rasa malas yang menghinggapi
malas adalah temannya setan
maka dari itu gerakan tangan menghempaskan tangan ketanah itu mengisyaratkan membanting setan malas didalam diri ke tanah …
Gerakan ratik tagak ini bukan sesuatu yang aneh dan asing
bahkan di majelis saya sendiri gerakan ratik tagak seperti itu dilakukan pada saat hadrah mahalul qiyam setiap dzikir dan hadrah
bahkan ditimur tengah gerakan ratik tagak bukanlah hal yang aneh dan asing bagi orang orang arab
bahkan sejak masa kekhalifahan ustmaniyyah gerakan ratik tagak itu sudah dilakukan di istana khalifah saat MAULID AKBAR dilangsungkan oleh SULTAN Ustmaniyyah dulu …
Namun karena yang upload dan posting adalah alien makhluk asing yang merasa kumpulan orang asing yakni SALAFIWAHABI maka akhirnya menjadi merasa aneh dan asing ..
kami urang awak minang kabau ga pernah usil dengan budaya tari perang badui najd yang ga ada gunanya itu dan ga pernah usil ataupun komplain budaya tari perut kaum wanita badui najd
lantas kalian kok usil dan memfitnah kami urang minang sebagai sesat dan murtad hanya lantaran melakukan kebiasaan ratik tagak yang menjadi tradisi budaya ?
Kalian alien salafiwahabi mau ngajak ribut dan perang dengan urang awak minang kabau ?
Ayo dimana kalian mau ketemu biar kita selesaikan ini dengan adu fisik aja sekalian
kurang ajar kalian menuduh sanak famili ninik mamak minangkabau kami sebagai kaum sesat murtad
apa mau kami sambal mulut kalian itu ??
nb : kalau kalian mau meluruskan masalah ini dan mau menghentikan fitnah ini bantu saya komen di Link ini : https://m.facebook.com/story.php…
Banyak orang yang tidak tahu apa itu RATIK TAGAK akhirnya membully, menuduh sesat, menuduh murtad bahkan sampai menuduh para ninik mamak Minangkabau kami di kampung sebagai gerombolan aliran setan
padahal NINIK MAMAK kami tidak tahu menahu dengan sosial media dan masalah ini
mereka hanya tahunya bekerja dan beribadah …
Jefri Nofendi
Berikut video gerakan dalam masjid tersebut. (*)
http://posberita.net/…/heboh-video-joget-di-mesjid-dihuj…/8/
Baru-baru ini, netizen dihebohkan oleh beredarnya video yang tidak lazim dilakukan di dalam masjid.
Dalam video tersebut terlihat jamaah masjid melakukan gerakan seperti senam atau joget.
Gerakan tersebut dilakukan oleh semua yang hadir, baik jamaah laki-laki maupun perempuan, masih dengan pakaian yang dipakai untuk shalat.
Jamaah perempuan melakukan gerakan itu masih mengenakan mukena secara lengkap, sedangkan laki-laki masih memakai sarung dan kopiah.
Tidak jelas gerakan apa yang mereka lakukan.
Andy Al Ghazali sebagai pengunggah video memberikan keterangan :
“Ada yg tau gx nii ajaran apa dan lokasinya daerah mana.. sy dapat dari fb sebelah.”
“Astagfirullah haladzim, Ajaran apa ini ya Allah ada aja,” kata akun laras Ayu.
Video tersebut diposting di Facebook oleh akun Andy Al Ghazali pada Kamis (15/6/2017).
Kini video tersebut membuat heboh dan telah dilihat sebanyak 1,2 juta kali dan dibagikan hingga 20 ribu kali.
Komentar negatif tampak mendominasi, baik dengan nada halus maupun kasar.
Komentar terus bertambah hingga 9700 dengan 8400 emoji marah dan sedih.
Namun keributan tampak diredakan oleh akun Iizt Wae Lagh yang memberikan penjelasan gerakan dalam masjid tersebut.
Ayo sahabat2 sesama muslim cari tau dulu baru ngomel biar gak salah paham
Dan alhamdulillah saya posting gmbar ini
Ada yg komentar dr masyarat minang
Begini klarifikasinya sert penjelasannya
Bismillahirrohman nirrohim …
Beredar video yang banyak di share dan memfitnah urang awak minangkabau dan dituduh sesat karena dianggap melakukam sholat tak lazim.
Padahal dalam video itu bukan sedang melaksanakan sholat melainkan sebuah gerakan yang diluar sholat dan saat seluruh kegiatan tarawih, dzikir dan do’a selesai dilaksanakan , gerakan itu disebut “ratik tagak”
Sebagai putera minang aku akan membantah tuduhan fitnah keji yang dituduhkan kepada sanak famili ninik mamak yang dianggap sesat karena melakukan ratik tagak …
ratik tagak adalah gerakan membungkukkan badan sedikit dengan tangan menghempaskan ke tanah
ratik tagak itu dilakukan setelah sholat terawih 20 rakat + witir 3 rakaat, dzikir wirid dan do’a selesai dilaksanakan
artinya ratik tagak itu dilakukan setelah kegiatan sholat telah selesai
Apa sih fungsi dan kegunaan ratik tagak itu ?
Saat seseorang melaksanakan shalat terawih 20 rakaat dan witir 3 rakat dan dilanjutkan dengan duduk dzikir wirid dan do’a, pada tubuh akan mengalami ketegangan otot dan kekakuan tulang
hal itu dapat menimbulkan kebas kebas, kesemutan atau rasa malas
maka jama’ah pun melakukan gerakan ratik tagak dengan diiringi dzikir “La illa ha illallah” dengan membungkukkan badan sedikit agar tulang dan otot mengalami relaksasi
agar menghilangkan rasa kebas, kesemutan dan gejala keram yang akibat terlalu lama berdiri, ruku dan duduk selama melaksanakan sholat terawih dan menghilangkan letih yang menimbulkan rasa malas
sedangkan gerakan tangan menghempas ke tanah selain untuk relaksasi juga untuk menghancurkan rasa malas yang menghinggapi
malas adalah temannya setan
maka dari itu gerakan tangan menghempaskan tangan ketanah itu mengisyaratkan membanting setan malas didalam diri ke tanah …
Gerakan ratik tagak ini bukan sesuatu yang aneh dan asing
bahkan di majelis saya sendiri gerakan ratik tagak seperti itu dilakukan pada saat hadrah mahalul qiyam setiap dzikir dan hadrah
bahkan ditimur tengah gerakan ratik tagak bukanlah hal yang aneh dan asing bagi orang orang arab
bahkan sejak masa kekhalifahan ustmaniyyah gerakan ratik tagak itu sudah dilakukan di istana khalifah saat MAULID AKBAR dilangsungkan oleh SULTAN Ustmaniyyah dulu …
Namun karena yang upload dan posting adalah alien makhluk asing yang merasa kumpulan orang asing yakni SALAFIWAHABI maka akhirnya menjadi merasa aneh dan asing ..
kami urang awak minang kabau ga pernah usil dengan budaya tari perang badui najd yang ga ada gunanya itu dan ga pernah usil ataupun komplain budaya tari perut kaum wanita badui najd
lantas kalian kok usil dan memfitnah kami urang minang sebagai sesat dan murtad hanya lantaran melakukan kebiasaan ratik tagak yang menjadi tradisi budaya ?
Kalian alien salafiwahabi mau ngajak ribut dan perang dengan urang awak minang kabau ?
Ayo dimana kalian mau ketemu biar kita selesaikan ini dengan adu fisik aja sekalian
kurang ajar kalian menuduh sanak famili ninik mamak minangkabau kami sebagai kaum sesat murtad
apa mau kami sambal mulut kalian itu ??
nb : kalau kalian mau meluruskan masalah ini dan mau menghentikan fitnah ini bantu saya komen di Link ini : https://m.facebook.com/story.php…
Banyak orang yang tidak tahu apa itu RATIK TAGAK akhirnya membully, menuduh sesat, menuduh murtad bahkan sampai menuduh para ninik mamak Minangkabau kami di kampung sebagai gerombolan aliran setan
padahal NINIK MAMAK kami tidak tahu menahu dengan sosial media dan masalah ini
mereka hanya tahunya bekerja dan beribadah …
Jefri Nofendi
Berikut video gerakan dalam masjid tersebut. (*)
http://posberita.net/…/heboh-video-joget-di-mesjid-dihuj…/8/
Jumat, 16 Juni 2017
Bagi Para Pembenci dan Penghujat Ulama Segeralah bertaubat, Dengan Memohon Memohon Ma'af Dan Ampun!!
Repost from #indonesiabertauhid
Kasian si pengolok ini tampaknya belum sempat taubat. Takbir adalah seruan untuk mengagungkan Allah, sedang take beer adalah kemungkaran. Menjadikan ucapan ini sebagai permainan adalah penistaan yang nyata. Yang paling saya herankan adalah, ternyata banyak juga orang Islam yang ikut2 gaya olokan kaum kafir.
.
"Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… " [At Taubah : 65-66]
Ini akunnya
https://www.facebook.com/W1L1SATA
KETAHUILAH WAHAI ORANG ORANG YANG BERIMAN
[Inilah Kenapa Allah Tidak Langsung Memberi Adzab Kepada Orang Kafir]
Siksa Allah itu pasti bagi orang-orang yang durhaka atau ingkar kepada Allah Swt. Kalau tidak di dunia ini, pastinya di akhirat kelak. Dan ini pun tidak diragukan lagi, sebab banyak ayat Al-Qur’an menjelaskan tentang siksa Allah.
Salah satu rahasia yang diungkapkan dalam al-Qur’an adalah bahwa manusia tidak segera dibalas atas perbuatan buruk yang mereka lakukan, tetapi siksa tersebut ditang¬guhkan hingga waktu tertentu. Hal ini dikemukakan dalam ayat-ayat sebagai berikut:
“Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun akan tetapi Allah menangguhkan mereka, sampai waktu tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.” (Q.s. Fathir: 45).
“Dan Tuhanmulah Yang Maha Pengampun lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung daripadanya.” (Q.s. al-Kahfi: 58).
Bahwa banyak orang yang tidak segera dibalas atas perbuatan buruk mereka menyebabkan mereka beranggapan bahwa mereka tidak akan pernah diminta tanggung jawab atas perbuatan jahat mereka. Anggapan ini menyebabkan mereka tidak mau bertobat, merasa menyesal, dan memperbaiki kesalahan mereka. Di samping itu, hal tersebut semakin menambah keangkuhan mereka. Karena terjauh dari hikmah, mereka tidak dapat melihat bahwa apa yang mereka lakukan itu akan menyebabkan datangnya azab, bahkan azab tersebut semakin berat di akhirat kelak. Dalam al-Qur’an, Allah menyatakan sebagai berikut:
“Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka, dan bagi mereka azab yang menghinakan.” (Q.s. Ali Imran: 178).
Inilah penangguhan yang diberikan Allah untuk menguji manusia. Namun, tentu saja ada waktu yang telah ditetapkan Allah sehingga setiap orang akan dibalas atas apa yang mereka perbuat. Ketika waktu yang ditetapkan ini tiba, maka waktu tersebut tidak dapat ditunda atau dipercepat, meskipun hanya sesaat. Allah memberi tahu kita bahwa setiap orang pasti akan memperoleh balasan:
“Dan sekiranya tidak ada suatu ketetapan dari Allah yang telah terdahulu atau tidak ada ajal yang telah ditentukan, pasti (azab itu) menimpa mereka.” (Q.s. Thaha: 129).
“Dan Aku tangguhkan mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.” (Q.s. al-A‘raf: 183).
sumber
http://islamidia.com/inilah-kenapa-allah- tidak-langsung-memberi-adzab-kepada-orang-kafir/
jadi kita tunggu saja soubb
cepat atau lambat...hanya Allah lah yang menentukan
Semoga kita dapat memetik hikmah di balik semua ini....khususnya bagi saudara q seiman....dan yang lainnya semoga mendapat hidayah Allah
Allah itu maha adil
#dibayar_kontan_oleh_Allah
#mulut_mu_hari_mau_mu
#mengingatkan_untuk_yang_lain
#yang_sudah_mempermainkan_Islam
#buruan_tobat_sebelum_menyesal
#mau_hidayah_atau_malah_sebaliknya
#hanya_Allah_maha_pemberi_hidayah
Tidak ada foto dalam mode gratis
Gunakan Data untuk Melihat Foto https://free.facebook.com/l.php?u=https%3A%2F%2Ft.co%2FFfhjE7tAXs&h=ATPpZC-YfK-Dj5gMAXF59jjvHgCLL93mn7GPNO2I9MriH2t60F8r1IARu35ABYPwFdPLhXWDlH__pilDVPhkMqVfyrnyhQvEOEGB25vHgh52tEo0DMDdIihBGvOxKzYgvJO21HkGwsLpK018BfzEoscu&enc=AZOsFAG-vtX0LTftw64hIAIRAHkhth0a11xFAhVpvHJVQYtmlKEZ1o1qoW4NsL6hLan25-MkEmL6GxvPW2uIDOnWzZsnLntsIchLY-OvHZW9g53NNOvOpQPYPsk-3kNHVS3-pzVYbbXJbZ0k7B7VkDt5MX3eFhnPwzaMNc0ANXmq1xyewG0zcUiqmBxbiZz4UybjIRFz3HEfYAw9UzhHKdrUa9bHXPC0tEdbewjSgAuFHI-w38MpgYFf2-soDBj007nQUl7NnCTN2n2syaNb889XBgW8V0lS9Vvsi_NCIfY7mBrvBlG8VVu_bEblY6j6KbylHNzemZKQRuEygImRDe0iDctRIp7tm0l0SjFPqu98pg&s=1
Kasian si pengolok ini tampaknya belum sempat taubat. Takbir adalah seruan untuk mengagungkan Allah, sedang take beer adalah kemungkaran. Menjadikan ucapan ini sebagai permainan adalah penistaan yang nyata. Yang paling saya herankan adalah, ternyata banyak juga orang Islam yang ikut2 gaya olokan kaum kafir.
.
"Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… " [At Taubah : 65-66]
Ini akunnya
https://www.facebook.com/W1L1SATA
KETAHUILAH WAHAI ORANG ORANG YANG BERIMAN
[Inilah Kenapa Allah Tidak Langsung Memberi Adzab Kepada Orang Kafir]
Siksa Allah itu pasti bagi orang-orang yang durhaka atau ingkar kepada Allah Swt. Kalau tidak di dunia ini, pastinya di akhirat kelak. Dan ini pun tidak diragukan lagi, sebab banyak ayat Al-Qur’an menjelaskan tentang siksa Allah.
Salah satu rahasia yang diungkapkan dalam al-Qur’an adalah bahwa manusia tidak segera dibalas atas perbuatan buruk yang mereka lakukan, tetapi siksa tersebut ditang¬guhkan hingga waktu tertentu. Hal ini dikemukakan dalam ayat-ayat sebagai berikut:
“Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun akan tetapi Allah menangguhkan mereka, sampai waktu tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.” (Q.s. Fathir: 45).
“Dan Tuhanmulah Yang Maha Pengampun lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung daripadanya.” (Q.s. al-Kahfi: 58).
Bahwa banyak orang yang tidak segera dibalas atas perbuatan buruk mereka menyebabkan mereka beranggapan bahwa mereka tidak akan pernah diminta tanggung jawab atas perbuatan jahat mereka. Anggapan ini menyebabkan mereka tidak mau bertobat, merasa menyesal, dan memperbaiki kesalahan mereka. Di samping itu, hal tersebut semakin menambah keangkuhan mereka. Karena terjauh dari hikmah, mereka tidak dapat melihat bahwa apa yang mereka lakukan itu akan menyebabkan datangnya azab, bahkan azab tersebut semakin berat di akhirat kelak. Dalam al-Qur’an, Allah menyatakan sebagai berikut:
“Dan janganlah sekali-kali orang-orang kafir menyangka bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka, dan bagi mereka azab yang menghinakan.” (Q.s. Ali Imran: 178).
Inilah penangguhan yang diberikan Allah untuk menguji manusia. Namun, tentu saja ada waktu yang telah ditetapkan Allah sehingga setiap orang akan dibalas atas apa yang mereka perbuat. Ketika waktu yang ditetapkan ini tiba, maka waktu tersebut tidak dapat ditunda atau dipercepat, meskipun hanya sesaat. Allah memberi tahu kita bahwa setiap orang pasti akan memperoleh balasan:
“Dan sekiranya tidak ada suatu ketetapan dari Allah yang telah terdahulu atau tidak ada ajal yang telah ditentukan, pasti (azab itu) menimpa mereka.” (Q.s. Thaha: 129).
“Dan Aku tangguhkan mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.” (Q.s. al-A‘raf: 183).
sumber
http://islamidia.com/inilah-kenapa-allah- tidak-langsung-memberi-adzab-kepada-orang-kafir/
jadi kita tunggu saja soubb
cepat atau lambat...hanya Allah lah yang menentukan
Semoga kita dapat memetik hikmah di balik semua ini....khususnya bagi saudara q seiman....dan yang lainnya semoga mendapat hidayah Allah
Allah itu maha adil
#dibayar_kontan_oleh_Allah
#mulut_mu_hari_mau_mu
#mengingatkan_untuk_yang_lain
#yang_sudah_mempermainkan_Islam
#buruan_tobat_sebelum_menyesal
#mau_hidayah_atau_malah_sebaliknya
#hanya_Allah_maha_pemberi_hidayah
Tidak ada foto dalam mode gratis
Gunakan Data untuk Melihat Foto https://free.facebook.com/l.php?u=https%3A%2F%2Ft.co%2FFfhjE7tAXs&h=ATPpZC-YfK-Dj5gMAXF59jjvHgCLL93mn7GPNO2I9MriH2t60F8r1IARu35ABYPwFdPLhXWDlH__pilDVPhkMqVfyrnyhQvEOEGB25vHgh52tEo0DMDdIihBGvOxKzYgvJO21HkGwsLpK018BfzEoscu&enc=AZOsFAG-vtX0LTftw64hIAIRAHkhth0a11xFAhVpvHJVQYtmlKEZ1o1qoW4NsL6hLan25-MkEmL6GxvPW2uIDOnWzZsnLntsIchLY-OvHZW9g53NNOvOpQPYPsk-3kNHVS3-pzVYbbXJbZ0k7B7VkDt5MX3eFhnPwzaMNc0ANXmq1xyewG0zcUiqmBxbiZz4UybjIRFz3HEfYAw9UzhHKdrUa9bHXPC0tEdbewjSgAuFHI-w38MpgYFf2-soDBj007nQUl7NnCTN2n2syaNb889XBgW8V0lS9Vvsi_NCIfY7mBrvBlG8VVu_bEblY6j6KbylHNzemZKQRuEygImRDe0iDctRIp7tm0l0SjFPqu98pg&s=1
Langganan:
Komentar (Atom)

