Ridlo Allah Tergantung Pada Ridlo keduanya.

Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan. Tukang gorengan yang berhasil : • Menjadikan suaminya seorang sarjana, • mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang. • Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari. "Ayaaah, maafkan Sarah", tangis sarah meledak. Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah. *"Sarah...* *• kembalilah ke rumah suamimu.* *Ia orang baik nak...* *• Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya.* *• Bantu suamimu menggapai surganya,* *dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga".* Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah. Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya. Bathinnya sakit, menyesali sikapnya. Sarahpun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kpd suaminya atas prasangka yg salah selama ini. Di lain hari, sarahpun mengikiti suaminya bersilaturahmi kpd ibu kandung suaminya alias mertua dirinya. Suaminya meneteskan air mata menatap istrinya yg di tangan istrinya tertenteng 4 liter minyak goreng untuk mertuanya. Tetesan air mata suami bukan masalah jumlah liternya tapi karena perubahan istrinya yg senang dan nampak ihlas hendak datang kpd orang tuanya alias mertua istrinya. Seterusnya Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya. Sesekali waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi minta anjangsana ke rumah mertuanya dan juga orang tuanya. Subhanallah.... Kirimkan Kisah ini ke semua sahabat Anda, siapa tahu ada orang yang mau mencoba dan mengambil manfaat dari kisah ini, sehingga anda pun akan mendapatkan pahala. Insya Allah... Semoga para istri tetap mendukung suaminya tuk berbakti pada ibunya. *Semog Alloh meridhoi kita aamiin*

Jumat, 16 Juni 2017

Kebaikan Berpuasa Akan Menyehatkan jiwa Dan Raga


Tidak ada komentar:

Posting Komentar